Berbagai studi mengungkap, saat jatuh cinta, tubuh manusia memproduksi hormon cinta dan menyebarkannya ke seluruh tubuh. Yang paling nyata terlihat dari hormon ini adalah sepasang mata yang berkilau, sering disebut sebagai 'kacamata mawar'.
Sebuah studi terbaru menunjukkan, hubungan jangka panjang yang paling bahagia adalah hubungan yang terjalin dengan pasangan yang tidak akurat melihat kualitas pasangan termasuk fisik sejak awal hubungan.
Studi terhadap 2.000 pasangan menikah menemukan, 'masa bulan madu' berlangsung 14 bulan. Artikel yang dimuat dalam Psychological Science berisi penelitian terhadap 220 pasangan yang baru menikah selama tiga tahun. Jangka waktu pernikahan yang memungkinkan mulai lunturnya gairah.